[TRADING SAHAM] Kinerja My Equity DEC 2017 : 59.87% vs IHSG 20.02%

Hello Traders,

Bulan Desember 2017 ini ditutup dengan kinerja penulis yang under performed terhadap kinerja IHSG, karena saham-saham second liner stagnan dibandingkan bluechips yang performed. Hanya ada 1x transaksi buy yang penulis lakukan di bulan desember ini, yaitu RALS di tanggal 13-Des.  Dan di akhir tahun 2017, portfolio penulis hanya menyisakan 2 stock saja, yaitu MEDC dan PTRO. Membuktikan “sepinya” trigger buy untuk saham incaran penulis, dibandingkan dengan trigger buy di saham-saham bluechips yang lumayan banyak.

Penulis menutup kinerja trading bulan December ini “under performed” yaitu sebesar -0.47% dibanding dengan kinerja bulanan IHSG +6.79% dan beberapa Manajer Investasi (MI) serta mentor berbayar. Namun, secara YTD kinerja penulis masih jauhhh mengungguli kinerja YTD IHSG, fund manager besar dan mentor berbayar, yaitu +59.87%.  Untuk lebih jelasnya, mari kita kupas bersama kinerja equity sepanjang bulan December 2017 dan YTD (Year to date) 2017.

Berikut portfolio dan kinerja ekuitas penulis per 29-Dec-2017 :

DEC 2017 : Stock Portfolio&My Equity Performance Table

Berikut kinerja YTD penulis vs IHSG per 29-Dec-17 :

Kinerja My Equity YTD vs IHSG Tahun 2017

Bulan Desember ini, kinerja equity penulis akhirnya underperformed terhadap performa IHSG. Namun, secara YTD (Year-to-date) kinerja penulis masih jauh di atas performa IHSG, yaitu penulis 59.87% vs IHSG 20.02%.

“Bagaimana posisi kinerja penulis ini jika dibandingkan dengan level MI (Manajer Investasi) atau website/mentor berbayar?”

Berikut data yang penulis dapatkan dari website Indopremier sekuritas untuk top 18 Reksadana saham dengan kinerja terbaik selama 12 bulan terakhir:

Performance Top 18 MI RD Saham_Desember 2017 (YTD)

Ternyata posisi kinerja ekuitas penulis YTD per 29-Des-2017 (59.87%) masih lebih tinggi dengan MI (Manajer Investasi) sekelas Syailendra Dana Ekuitas Sejahtera  (31.97%) yang AUM-nya saja mencapai 2.09 Trilyun Rupiah! Sebagai perbandingan kinerja MI Syailendra bulan Desember 2017 +3.95% Vs kinerja penulis -0.47% 😦

Kemudian untuk perbandingan kinerja penulis dengan website/mentor berbayar misal Galeri Saham (GS PRO) yang biasanya memungut fee langganan bulanan/tahunan untuk membernya, penulis secara konsisten berhasil mengalahkan kinerja GS PRO sebesar 2x lebih, yaitu penulis (+59.87%) vs GS PRO (+28.74%).  Berikut link data kinerja GS-PRO bulan Desember 2017. Klik disini.

Berikut snapshot dari website GS (Galeri Saham) untuk kinerja Desember 2017 :

Kinerja GS PRO bulan Desember 2017 (YTD)

Berikut grafik kinerja equity penulis di bulan Desember 2017 vs IHSG :

My Equity vs IHSG Dec 2017 (Monthly)

Berikut kinerja rekan2 sesama trader dari padepokan TC (Trading Class) :

Raport TC Member Dec 2017 (Monthly)

Raport TC Member Full Year Dec 2017 (YTD)

Pada bulan Desember ini, penulis akhirnya finish di posisi 21 Monthly, seiring dengan persaingan di Liga TC yang makin ketat&keras! Beruntung, untuk klasemen Year To Date, penulis masih masuk klasemen “Liga Serie A” untuk peringkat Year To Date (peringkat 9 YTD). Thanks God….:-)

Ada 6 (enam) kunci penting dalam hal trading di TC :

  1. Gatal tangan atau tidak
  2. Kepala batu atau tidak
  3. Disiplin menggunakan Money Management (pakai RPT/Risk per Trade atau Bagi Porsi)
  4. Risk Per Month (RPM) yang sanggup diterima
  5. Average Up atau Tidak Average Up
  6. Rajin input Trading Jurnal

Ini yang membuat penulis harus senantiasa memperlakukan TRADING sebagai BISNIS. Karena dengan begitu, penulis diingatkan bahwa dana yang dikelola ini bukan sekedar “mainan” atau untuk “fun” saja, melainkan harus “profit konsisten”. Karena sudah terbukti, dengan disiplin dan taat pada sistem saja, penulis bisa finish di posisi peringkat 9 “Serie A” dan menghasilkan profit konsisten selama tahun 2017 ini. Hehehe…

Special thanks untuk mentor penulis, Bapak Hadi Jie, yang sudah “naik kelas” menjadi seorang “full time trader”, yang memberi kail dan bukan umpan, memberi sistem dan bukan stockpick. 

Okey, sampai ketemu awal Februari 2018, untuk pertanggungjawaban kinerja trading selama bulan Januari ini.

Salam Profit Konsisten!

Advertisements

[TRADING SAHAM] Kinerja My Equity NOV 2017 : 60.63% vs IHSG 12.39%

Hello Traders,

Bulan November 2017 ini menjadi salah satu bulan yang akan dikenang penulis dalam dunia bisnis “trading”. Setelah kinerja penulis selama 3 bulan berturut-turut (Agustus-September-October 2017) yang “ciamik” berhasil mengalahkan kinerja bulanan IHSG , maka di awal bulan November, Mr. Market akhirnya memberikan pelajaran, sebut saja “nRimo disaster”.  Bagaimana dan apa itu “nRimo disaster” telah dijelaskan dengan gamblang sekali oleh mentor saya, ko Hadi Jie, di blog pribadinya. Klik disini.

Singkat cerita, bulan November baru berjalan 6 (enam) hari bursa yaitu tanggal 08-November 2017, berikut penampakan portfolio penulis setelah kejadian “nRimo disaster”  08-11-17 :

Kinerja My Equity, after nRimo Disaster, 08-11-17

Berikut kinerja YTD penulis setelah kejadian “nRimo disaster” 08-11-17 :

Kinerja My Equity YTD vs IHSG after nRimo disaster, 08-11-17

Yes, equity penulis setelah kejadian “nRimo disaster” 08-11-17 memang terkena guncangan/turbulance sebesar -3.77%, namun kinerja YTD penulis masih kokoh mengungguli IHSG yaitu sebesar +63.82%.  Hal ini membuktikan bahwa kinerja portfolio seorang trendfollower trader masih belum dapat dihentikan (baca : The unstoppable Trendfollower style) bahkan dengan cara2 “brutal” seperti RIMO di atas tadi!

Singkat cerita, akhirnya penulis menutup kinerja trading bulan November ini “under performed” yaitu sebesar -5.64% dibanding dengan kinerja bulanan IHSG -0.90% dan beberapa Manajer Investasi (MI) serta mentor berbayar. Namun, secara YTD kinerja penulis masih jauhhh mengungguli kinerja YTD IHSG, fund manager besar dan mentor berbayar, yaitu +60.63%.  Untuk lebih jelasnya, mari kita kupas bersama kinerja equity sepanjang bulan November 2017 dan YTD (Year to date) 2017.

Berikut portfolio dan kinerja ekuitas penulis per 30-Nov-2017 :

NOV 2017 : Stock Portfolio&My Equity Performance Table

Bulan November ini, kinerja equity penulis akhirnya underperformed terhadap performa IHSG. Namun, secara YTD (Year-to-date) kinerja penulis masih jauh di atas performa IHSG, yaitu penulis 60.63% vs IHSG 12.39%.

“Bagaimana posisi kinerja penulis ini jika dibandingkan dengan level MI (Manajer Investasi) atau website/mentor berbayar?”

Berikut data yang penulis dapatkan dari website Indopremier sekuritas untuk top 18 Reksadana saham dengan kinerja terbaik selama 11 bulan terakhir:

Performance Top 18 MI RD Saham_November 2017 (YTD)

Ternyata posisi kinerja ekuitas penulis YTD per 30-Nov-2017 (60.63%) masih lebih tinggi dengan MI (Manajer Investasi) sekelas Syailendra Dana Ekuitas Sejahtera  (24.59%) yang AUM-nya saja mencapai 2.09 Trilyun Rupiah! Sebagai perbandingan kinerja MI Syailendra bulan November 2017 +0.73% Vs kinerja penulis -5.64% 😦

Kemudian untuk perbandingan kinerja penulis dengan website/mentor berbayar misal Galeri Saham (GS PRO) yang biasanya memungut fee langganan bulanan/tahunan untuk membernya, penulis secara konsisten berhasil mengalahkan kinerja GS PRO sebesar 2x lebih, yaitu penulis (+60.63%) vs GS PRO (+27.91%).  Berikut link data kinerja GS-PRO bulan November 2017. Klik disini.

Berikut snapshot dari website GS (Galeri Saham) untuk kinerja November 2017 :

Kinerja GS PRO bulan November 2017 (YTD)

Berikut grafik kinerja equity penulis di bulan November 2017 vs IHSG :

My Equity vs IHSG Nov 2017 (YTD)

Berikut kinerja rekan2 sesama trader dari padepokan TC (Trading Class) :

Raport TC Member Nov 2017 (Monthly)

Raport TC Member Nov 2017 (YTD)

Pada bulan November ini, penulis akhirnya “terlempar” ke peringkat 31 Monthly akibat kejadian “nRimo disaster”, seiring dengan persaingan di Liga TC yang makin ketat&keras! Beruntung, untuk klasemen Year To Date, penulis masih masuk klasemen “Liga Serie A” untuk peringkat Year To Date (peringkat 9 YTD). Thanks God….:-)

Ada 4 (empat) kunci penting dalam hal trading di TC :

  1. Gatal tangan atau tidak
  2. Disiplin menggunakan Money Management (pakai RPT/Risk per Trade atau Bagi Porsi)
  3. Average Up atau Tidak Average Up
  4. Rajin input Trading Jurnal

Ini yang membuat penulis harus senantiasa memperlakukan TRADING sebagai BISNIS. Karena dengan begitu, penulis diingatkan bahwa dana yang dikelola ini bukan sekedar “mainan” atau untuk “fun” saja, melainkan harus “profit konsisten”. Karena mungkin saja dan sudah terbukti, penulis pernah degradasi ke “Serie B”, dalam kompetisi Liga TC (Trading Class) yang super ketat ini. Hehehe…

Special thanks untuk mentor penulis, Bapak Hadi Jie, yang sudah “naik kelas” menjadi seorang “full time trader”, yang memberi kail dan bukan umpan, memberi sistem dan bukan stockpick. 

Okey, sampai ketemu awal Januari 2018, untuk pertanggungjawaban kinerja trading selama bulan Desember ini.

Salam Profit Konsisten!

[TRADING SAHAM] Kinerja My Equity OCT 2017 : 70.24% vs IHSG 13.41%

Hello Traders,

Bulan Oktober ini kembali menjadi salah satu bulan yang ijo royo2, alias “Oktober Ceria” , karena growth equity penulis bulanan kembali tembus double digit dan growth equity YTD tembus target penulis yaitu diatas 50% YTD!  Equity penulis kembali highly performed selama bulan Oktober ini dibanding dengan kinerja IHSG dan beberapa Manajer Investasi (MI) serta mentor berbayar. Untuk lebih jelasnya, mari kita kupas bersama kinerja equity sepanjang bulan Oktober 2017 dan YTD (Year to date) 2017.

Berikut portfolio dan kinerja ekuitas penulis per 31-Okt-2017 :

OCT 2017 : Stock Portfolio&My Equity Performance Table

Bulan Oktober ini, kinerja equity penulis kembali bisa mengalahkan/beat performa IHSG. Kemudian, secara YTD (Year-to-date) kinerja penulis masih jauh di atas performa IHSG, yaitu penulis 70.24% vs IHSG 13.41%.

“Bagaimana posisi kinerja penulis ini jika dibandingkan dengan level MI (Manajer Investasi) atau website/mentor berbayar?”

Berikut data yang penulis dapatkan dari website Indopremier sekuritas untuk top 3 Reksadana saham dengan kinerja terbaik selama 10 bulan terakhir:

Performance Top 3 MI RD Saham_Oktober 2017 (YTD)

Ternyata posisi kinerja ekuitas penulis YTD per 31-Oct-2017 (70.24%) masih lebih tinggi dengan MI (Manajer Investasi) sekelas Sucorinvest Equity Fund  (23.65%) yang AUM-nya saja mencapai 395 Milyard Rupiah! Sebagai perbandingan kinerja MI Sucorinfest bulan Oktober 2017 +2.15% Vs kinerja penulis +12.54%. Yeayyy…:-D

Top 10 RD Saham_311017

Kemudian untuk perbandingan kinerja penulis dengan website/mentor berbayar misal Galeri Saham (GS PRO) yang biasanya memungut fee langganan bulanan/tahunan untuk membernya, penulis secara konsisten berhasil mengalahkan kinerja GS PRO sebesar 2x lebih, yaitu penulis (+70.24%) vs GS PRO (+24.62%).  Berikut link data kinerja GS-PRO bulan October 2017. Klik disini.

Berikut snapshot dari website GS (Galeri Saham) untuk kinerja Oktober 2017 :

Kinerja GS PRO bulan October 2017 (YTD)

Berikut grafik kinerja equity penulis di bulan Oktober 2017 vs IHSG :

My Equity vs IHSG Oct 2017 (YTD)

Berikut kinerja rekan2 sesama trader dari padepokan TC (Trading Class) :

Raport TC Member Oct 2017 (Monthly)

Raport TC Member Oct 2017 (YTD)

Pada bulan Oktober ini, penulis akhirnya “merangsek naik” ke peringkat 7 Monthly, seiring dengan persaingan di Liga TC yang makin ketat&keras! Beruntung, untuk klasemen Year To Date, penulis masih masuk klasemen “Liga Serie A” untuk peringkat Year To Date (peringkat 9 YTD). Thanks God….:-)

Ada 4 (empat) kunci penting dalam hal trading di TC :

  1. Gatal tangan atau tidak
  2. Disiplin menggunakan Money Management (pakai RPT/Risk per Trade atau Bagi Porsi)
  3. Average Up atau Tidak Average Up
  4. Rajin input Trading Jurnal

Ini yang membuat penulis harus senantiasa memperlakukan TRADING sebagai BISNIS. Karena dengan begitu, penulis diingatkan bahwa dana yang dikelola ini bukan sekedar “mainan” atau untuk “fun” saja, melainkan harus “profit konsisten”. Karena mungkin saja dan sudah terbukti, penulis pernah degradasi ke “Serie B”, dalam kompetisi Liga TC (Trading Class) yang super ketat ini. Hehehe…

Special thanks untuk mentor penulis, Bapak Hadi Jie, dari IPOT Balikpapan yang memberi kail dan bukan umpan, memberi sistem dan bukan stockpick. 

Okey, sampai ketemu awal Desember, untuk pertanggungjawaban kinerja trading selama bulan November ini.

Salam Profit Konsisten!

[TRADING SAHAM] Kinerja My Equity SEP 2017 : 51.26% vs IHSG 11.42%

Hello Traders,

Bulan September ini benar-benar sesuai dengan lagu mbak Vina Panduwinata yaitu “September Ceria” , karena growth equity penulis bulanan tembus double digit dan growth equity YTD tembus target penulis yaitu diatas 50% YTD!  Equity penulis kembali highly performed selama bulan September ini dibanding dengan kinerja IHSG dan beberapa Manajer Investasi (MI) serta mentor berbayar. Untuk lebih jelasnya, mari kita kupas bersama kinerja equity sepanjang bulan September 2017 dan YTD (Year to date) 2017.

Berikut portfolio dan kinerja ekuitas penulis per 29-Sep-2017 :

Sep 2017 : Stock Portfolio & My Equity Performance Table

Bulan September ini, kinerja equity penulis kembali bisa mengalahkan/beat performa IHSG. Kemudian, secara YTD (Year-to-date) kinerja penulis masih jauh di atas performa IHSG, yaitu penulis 51.26% vs IHSG 11.42%.

“Bagaimana posisi kinerja penulis ini jika dibandingkan dengan level MI (Manajer Investasi) atau website/mentor berbayar?”

Berikut data yang penulis dapatkan dari website Indopremier sekuritas untuk top 3 Reksadana saham dengan kinerja terbaik selama 9 bulan terakhir:

Performance Top 3 MI RD Saham_September 2017 (YTD)

Ternyata posisi kinerja ekuitas penulis YTD per 29-Aug-2017 (51.26%) masih lebih tinggi dengan MI (Manajer Investasi) sekelas Sucorinvest Equity Fund  (21.04%) yang AUM-nya saja mencapai 395 Milyard Rupiah! Sebagai perbandingan kinerja MI Sucorinfest bulan September 2017 -0.80% Vs kinerja penulis +15.80%. Yeayyy…:-D

Kemudian untuk perbandingan kinerja penulis dengan website/mentor berbayar misal Galeri Saham (GS PRO) yang biasanya memungut fee langganan bulanan/tahunan untuk membernya, penulis secara konsisten berhasil mengalahkan kinerja GS PRO sebesar 2x lebih, yaitu penulis (51.26%) vs GS PRO (23.91%).  Berikut link datanya, klik disini. Yeahhh….:-D

Berikut snapshot dari website GS (Galeri Saham) untuk kinerja September 2017 :

Kinerja GS PRO bulan September 2017 (YTD)

Berikut grafik kinerja equity penulis di bulan September 2017 vs IHSG :

My Equity vs IHSG Sep 2017 (YTD)

Berikut kinerja rekan2 sesama trader dari padepokan TC (Trading Class) :

Report TC Member Sep 2017 (Monthly)

Report TC Member Sep 2017 (YTD)

Pada bulan September ini, penulis akhirnya “merangsek naik” ke peringkat 12 Monthly, seiring dengan persaingan di Liga TC yang makin ketat&keras! Beruntung, untuk klasemen Year To Date, penulis masih masuk klasemen “Liga Serie A” untuk peringkat Year To Date (peringkat 12 YTD). Thanks God….:-)

Ada 4 (empat) kunci penting dalam hal trading di TC :

  1. Gatal tangan atau tidak
  2. Disiplin menggunakan Money Management (pakai RPT/Risk per Trade atau Bagi Porsi)
  3. Average Up atau Tidak Average Up
  4. Rajin input Trading Jurnal

Ini yang membuat penulis harus senantiasa memperlakukan TRADING sebagai BISNIS. Karena dengan begitu, penulis diingatkan bahwa dana yang dikelola ini bukan sekedar “mainan” atau untuk “fun” saja, melainkan harus “profit konsisten”. Karena mungkin saja dan sudah terbukti, penulis degradasi ke “Serie B”, dalam kompetisi Liga TC (Trading Class) yang super ketat ini. Hehehe…

Special thanks untuk mentor penulis, Bapak Hadi Jie, dari IPOT Balikpapan yang memberi kail dan bukan umpan, memberi sistem dan bukan stockpick. 

Okey, sampai ketemu awal November, untuk pertanggungjawaban kinerja trading selama bulan Oktober ini.

Salam Profit Konsisten!

[TRADING SAHAM] Kinerja My Equity AUG 2017 : 30.62% vs IHSG 10.73%

Hello Traders,

Setelah 4 (empat) bulan terakhir ini IHSG bergerak dalam range yg sempit, akhirnya bulan Agustus ini IHSG mulai “pulih” kembali, begitu pula dengan equity penulis yang kembali performed selama bulan Agustus ini. Untuk lebih jelasnya, mari kita kupas bersama kinerja equity sepanjang bulan Agustus 2017 dan YTD (Year to date) 2017.

Berikut portfolio dan kinerja ekuitas penulis per 31-Aug-2017 :

Aug 2017_Stock Portfolio & My Equity Performance Table

Bulan Agustus ini, kinerja equity penulis kembali bisa mengalahkan/beat performa IHSG. Kemudian, secara YTD (Year-to-date) kinerja penulis masih jauh di atas performa IHSG, yaitu penulis 30.62% vs IHSG 10.73%.

“Bagaimana posisi kinerja penulis ini jika dibandingkan dengan level MI (Manajer Investasi) atau website/mentor berbayar?”

Berikut data yang penulis dapatkan dari website Indopremier sekuritas untuk top 3 Reksadana saham dengan kinerja terbaik selama 8 bulan terakhir:

Performance Top 3 RD Saham August 2017 (YTD)

Ternyata posisi kinerja ekuitas penulis YTD per 31-Aug-2017 (30.62%) masih lebih tinggi dengan MI (Manajer Investasi) sekelas Sucorinvest Equity Fund  (21.82%) yang AUM-nya saja mencapai 395 Milyard Rupiah! Sebagai perbandingan kinerja MI Sucorinfest bulan Agustus 2017 -1.31% Vs kinerja penulis +4.89%. Yeayyy…:-D

Kemudian untuk perbandingan kinerja penulis dengan website/mentor berbayar misal Galeri Saham (GS PRO) yang biasanya memungut fee langganan bulanan/tahunan untuk membernya, berikut perbandingan kinerja penulis (30.62%) vs GS PRO (20.88%).  Berikut link datanya, klik disini. Yeahhh….:-D

Berikut snapshot dari website GS (Galeri Saham) untuk kinerja Agustus 2017 :

Kinerja GS PRO bulan Agustus 2017 (YTD)

Berikut grafik kinerja equity penulis di bulan Agustus 2017 vs IHSG :

My Equity Vs IHSG Aug 2017 (YTD)

Berikut kinerja rekan2 sesama trader dari padepokan TC (Trading Class) :

Raport TC Member Aug 2017 (Monthly)

Raport TC Member Aug 2017 (YTD)

Pada bulan Agustus ini, penulis akhirnya “degradasi” ke peringkat 27 Monthly, seiring dengan persaingan di Liga TC yang makin ketat&keras! Beruntung, untuk klasemen Year To Date, penulis masih masuk klasemen “Liga Serie A” untuk peringkat Year To Date (peringkat 11 YTD). Thanks God….:-)

Ada 4 (empat) kunci penting dalam hal trading di TC :

  1. Gatal tangan atau tidak
  2. Disiplin menggunakan Money Management (pakai RPT/Risk per Trade atau Bagi Porsi)
  3. Average Up atau Tidak Average Up
  4. Rajin input Trading Jurnal

Ini yang membuat penulis harus senantiasa memperlakukan TRADING sebagai BISNIS. Karena dengan begitu, penulis diingatkan bahwa dana yang dikelola ini bukan sekedar “mainan” atau untuk “fun” saja, melainkan harus “profit konsisten”. Karena mungkin saja dan sudah terbukti, penulis degradasi ke “Serie B”, dalam kompetisi Liga TC (Trading Class) yang super ketat ini. Hehehe…

Special thanks untuk mentor penulis, Bapak Hadi Jie, dari IPOT Balikpapan yang memberi kail dan bukan umpan, memberi sistem dan bukan stockpick. 

Okey, sampai ketemu awal Oktober, untuk pertanggungjawaban kinerja trading selama bulan September ini.

Salam Profit Konsisten!

[TRADING SAHAM] Kinerja My Equity JULY 2017 : 24.53% vs IHSG 10.29%

Hello Traders,

Sudah 4 (empat) bulan terakhir ini IHSG bergerak dalam range yg sempit, begitu pula dengan equity penulis yang underperformed selama 3 (tiga) bulan berturut-turut (April, May, June). Untuk lebih jelasnya, mari kita kupas bersama kinerja equity sepanjang bulan Juli 2017 dan YTD (Year to date) 2017.

Berikut portfolio dan kinerja ekuitas penulis per 31-July-2017 :

July 2017 : Stock Portfolio&My Equity Performance Table

Bulan Juli ini, kinerja equity penulis akhirnya  bisa mengalahkan/beat performa IHSG. Namun, secara YTD (Year-to-date) kinerja penulis masih jauh di atas performa IHSG, yaitu penulis 24.53% vs IHSG 10.29%.

“Bagaimana posisi kinerja penulis ini jika dibandingkan dengan level MI (Manajer Investasi) atau website/mentor berbayar?”

Berikut data yang penulis dapatkan dari website Indopremier sekuritas untuk top 3 Reksadana saham dengan kinerja terbaik selama 7 bulan terakhir:

Performance Top 3 RD Saham & IHSG July 2017

Ternyata posisi kinerja ekuitas penulis YTD per 31-July-2017 (24.53%) masih lebih tinggi dengan MI (Manajer Investasi) sekelas Sucorinvest Equity Fund (23.43%) yang AUM-nya saja mencapai 227 Milyard Rupiah! Yeayyy…:-D

Kemudian untuk perbandingan kinerja penulis dengan website/mentor berbayar misal Galeri Saham (GS PRO) yang biasanya memungut fee langganan bulanan/tahunan untuk membernya, berikut perbandingan kinerja penulis (24.53%) vs GS PRO (18.15%). Berikut link datanya, klik disini. Yeahhh….:-D

Berikut snapshot dari website GS (Galeri Saham) untuk kinerja Juli 2017 :

Kinerja GS Pro bulan Juli 2017

Berikut grafik kinerja equity penulis di bulan July 2017 vs IHSG :

My Equity vs IHSG YTD_July 2017

Berikut kinerja rekan2 sesama trader dari padepokan TC (Trading Class) :

Raport TC Members July 2017

Pada bulan Juli ini, penulis beruntung masih konsisten masuk klasemen papan tengah “Liga Serie A” (peringkat 16 bulan Juli, dan peringkat 11 YTD). Thanks God….:-)

Ada 3 (tiga) kunci penting dalam hal trading di TC :

  1. Gatal tangan atau tidak
  2. Money Management (pakai RPT/Risk per Trade atau Bagi Porsi)
  3. Average Up atau Tidak Average Up

Ini yang membuat penulis harus senantiasa memperlakukan TRADING sebagai BISNIS. Karena dengan begitu, penulis diingatkan bahwa dana yang dikelola ini bukan sekedar “mainan” atau untuk “fun” saja, melainkan harus “profit konsisten”. Karena bukan tidak mungkin, penulis degradasi ke “Serie B”, dalam kompetisi Liga TC (Trading Class) yang super ketat ini.

Special thanks untuk mentor penulis, Bapak Hadi Jie, dari IPOT Balikpapan yang memberi kail dan bukan umpan, memberi sistem dan bukan stockpick. 

Okey, sampai ketemu awal September, untuk pertanggungjawaban kinerja trading selama bulan Agustus ini.

Salam Profit Konsisten!

[TRADING SAHAM] Kinerja My Equity JUNE 2017 : 22.63% vs IHSG 10.08%

Hello Traders,

Sudah dua bulan ini penulis belum share tentang kinerja trading bulan Juni dan Juli 2017. Okey, langsung saja klo gitu, tentang kinerja equity sepanjang bulan Juni 2017 dan YTD (Year to date) 2017.

Berikut kinerja ekuitas penulis per 22-June-2017 :

My Equity vs IHSG_June 2017

Bulan Juni ini, kinerja penulis underperformed terhadap performa IHSG. Namun, secara YTD (Year-to-date) kinerja penulis masih jauh di atas performa IHSG, yaitu penulis 22.63% vs IHSG 10.08%.

“Bagaimana posisi kinerja penulis ini jika dibandingkan dengan level MI (Manajer Investasi) atau website/mentor berbayar?”

Berikut data yang penulis dapatkan dari website Indopremier sekuritas untuk top 3 Reksadana saham dengan kinerja terbaik selama 6 bulan terakhir:

Performance Top 3 RD Saham vs IHSG_June 2017

Ternyata posisi kinerja ekuitas penulis YTD per 22-June-2017 (22.63%) masih lebih tinggi dengan MI (Manajer Investasi) sekelas Sucorinvest Equity Fund (21.57%) yang AUM-nya saja mencapai 227 Milyard Rupiah! Yeayyy…:-D

Bulan ini penulis belum mendapat info mengenai kinerja equity website/mentor berbayar misal Galeri Saham (GS PRO) yang biasanya memungut fee langganan bulanan/tahunan untuk membernya.

Berikut grafik kinerja equity penulis di bulan June 2017 vs IHSG :

My Equity vs IHSG YTD_June 2017

Berikut portolio penulis per 22-June-2017 :

My Portfolio as per 22-June-2017

Berikut kinerja rekan2 sesama trader dari padepokan TC (Trading Class) :

Raport TC Members June 2017

Pada bulan Juni ini, penulis beruntung masih masuk klasemen papan tengah “Liga Serie A” (peringkat 16 bulan Juni, dan peringkat 11 YTD). Thanks God….:-)

Ada 3 (tiga) kunci penting dalam hal trading di TC :

  1. Gatal tangan atau tidak
  2. Money Management (pakai RPT/Risk per Trade atau Bagi Porsi)
  3. Average Up atau Tidak Average Up

Ini yang membuat penulis harus senantiasa memperlakukan TRADING sebagai BISNIS. Karena dengan begitu, penulis diingatkan bahwa dana yang dikelola ini bukan sekedar “mainan” atau untuk “fun” saja, melainkan harus “profit konsisten”. Karena bukan tidak mungkin, penulis degradasi ke “Serie B”, dalam kompetisi Liga TC (Trading Class) yang super ketat ini.

Special thanks untuk mentor penulis, Bapak Hadi Jie, dari IPOT Balikpapan yang memberi kail dan bukan umpan, memberi sistem dan bukan stockpick. 

Okey, sampai ketemu awal Agustus, untuk pertanggungjawaban kinerja trading selama bulan Juli ini.

Salam Profit Konsisten!