[TRADING SAHAM] Kinerja My Equity OCT 2017 : 70.24% vs IHSG 13.41%

Hello Traders,

Bulan Oktober ini kembali menjadi salah satu bulan yang ijo royo2, alias “Oktober Ceria” , karena growth equity penulis bulanan kembali tembus double digit dan growth equity YTD tembus target penulis yaitu diatas 50% YTD!  Equity penulis kembali highly performed selama bulan Oktober ini dibanding dengan kinerja IHSG dan beberapa Manajer Investasi (MI) serta mentor berbayar. Untuk lebih jelasnya, mari kita kupas bersama kinerja equity sepanjang bulan Oktober 2017 dan YTD (Year to date) 2017.

Berikut portfolio dan kinerja ekuitas penulis per 31-Okt-2017 :

OCT 2017 : Stock Portfolio&My Equity Performance Table

Bulan Oktober ini, kinerja equity penulis kembali bisa mengalahkan/beat performa IHSG. Kemudian, secara YTD (Year-to-date) kinerja penulis masih jauh di atas performa IHSG, yaitu penulis 70.24% vs IHSG 13.41%.

“Bagaimana posisi kinerja penulis ini jika dibandingkan dengan level MI (Manajer Investasi) atau website/mentor berbayar?”

Berikut data yang penulis dapatkan dari website Indopremier sekuritas untuk top 3 Reksadana saham dengan kinerja terbaik selama 10 bulan terakhir:

Performance Top 3 MI RD Saham_Oktober 2017 (YTD)

Ternyata posisi kinerja ekuitas penulis YTD per 31-Oct-2017 (70.24%) masih lebih tinggi dengan MI (Manajer Investasi) sekelas Sucorinvest Equity Fund  (23.65%) yang AUM-nya saja mencapai 395 Milyard Rupiah! Sebagai perbandingan kinerja MI Sucorinfest bulan Oktober 2017 +2.15% Vs kinerja penulis +12.54%. Yeayyy…:-D

Top 10 RD Saham_311017

Kemudian untuk perbandingan kinerja penulis dengan website/mentor berbayar misal Galeri Saham (GS PRO) yang biasanya memungut fee langganan bulanan/tahunan untuk membernya, penulis secara konsisten berhasil mengalahkan kinerja GS PRO sebesar 2x lebih, yaitu penulis (70.24%) vs GS PRO (xx.xx%).  Sayangnya, penulis belum mendapatkan data kinerja GS PRO bulan Oktober 2017 ini.

Berikut snapshot dari website GS (Galeri Saham) untuk kinerja Oktober 2017 :

Berikut grafik kinerja equity penulis di bulan Oktober 2017 vs IHSG :

My Equity vs IHSG Oct 2017 (YTD)

Berikut kinerja rekan2 sesama trader dari padepokan TC (Trading Class) :

Raport TC Member Oct 2017 (Monthly)

Raport TC Member Oct 2017 (YTD)

Pada bulan September ini, penulis akhirnya “merangsek naik” ke peringkat 7 Monthly, seiring dengan persaingan di Liga TC yang makin ketat&keras! Beruntung, untuk klasemen Year To Date, penulis masih masuk klasemen “Liga Serie A” untuk peringkat Year To Date (peringkat 9 YTD). Thanks God….:-)

Ada 4 (empat) kunci penting dalam hal trading di TC :

  1. Gatal tangan atau tidak
  2. Disiplin menggunakan Money Management (pakai RPT/Risk per Trade atau Bagi Porsi)
  3. Average Up atau Tidak Average Up
  4. Rajin input Trading Jurnal

Ini yang membuat penulis harus senantiasa memperlakukan TRADING sebagai BISNIS. Karena dengan begitu, penulis diingatkan bahwa dana yang dikelola ini bukan sekedar “mainan” atau untuk “fun” saja, melainkan harus “profit konsisten”. Karena mungkin saja dan sudah terbukti, penulis pernah degradasi ke “Serie B”, dalam kompetisi Liga TC (Trading Class) yang super ketat ini. Hehehe…

Special thanks untuk mentor penulis, Bapak Hadi Jie, dari IPOT Balikpapan yang memberi kail dan bukan umpan, memberi sistem dan bukan stockpick. 

Okey, sampai ketemu awal November, untuk pertanggungjawaban kinerja trading selama bulan Oktober ini.

Salam Profit Konsisten!

Advertisements

[TRADING SAHAM] Kinerja My Equity SEP 2017 : 51.26% vs IHSG 11.42%

Hello Traders,

Bulan September ini benar-benar sesuai dengan lagu mbak Vina Panduwinata yaitu “September Ceria” , karena growth equity penulis bulanan tembus double digit dan growth equity YTD tembus target penulis yaitu diatas 50% YTD!  Equity penulis kembali highly performed selama bulan September ini dibanding dengan kinerja IHSG dan beberapa Manajer Investasi (MI) serta mentor berbayar. Untuk lebih jelasnya, mari kita kupas bersama kinerja equity sepanjang bulan September 2017 dan YTD (Year to date) 2017.

Berikut portfolio dan kinerja ekuitas penulis per 29-Sep-2017 :

Sep 2017 : Stock Portfolio & My Equity Performance Table

Bulan September ini, kinerja equity penulis kembali bisa mengalahkan/beat performa IHSG. Kemudian, secara YTD (Year-to-date) kinerja penulis masih jauh di atas performa IHSG, yaitu penulis 51.26% vs IHSG 11.42%.

“Bagaimana posisi kinerja penulis ini jika dibandingkan dengan level MI (Manajer Investasi) atau website/mentor berbayar?”

Berikut data yang penulis dapatkan dari website Indopremier sekuritas untuk top 3 Reksadana saham dengan kinerja terbaik selama 9 bulan terakhir:

Performance Top 3 MI RD Saham_September 2017 (YTD)

Ternyata posisi kinerja ekuitas penulis YTD per 29-Aug-2017 (51.26%) masih lebih tinggi dengan MI (Manajer Investasi) sekelas Sucorinvest Equity Fund  (21.04%) yang AUM-nya saja mencapai 395 Milyard Rupiah! Sebagai perbandingan kinerja MI Sucorinfest bulan September 2017 -0.80% Vs kinerja penulis +15.80%. Yeayyy…:-D

Kemudian untuk perbandingan kinerja penulis dengan website/mentor berbayar misal Galeri Saham (GS PRO) yang biasanya memungut fee langganan bulanan/tahunan untuk membernya, penulis secara konsisten berhasil mengalahkan kinerja GS PRO sebesar 2x lebih, yaitu penulis (51.26%) vs GS PRO (23.91%).  Berikut link datanya, klik disini. Yeahhh….:-D

Berikut snapshot dari website GS (Galeri Saham) untuk kinerja September 2017 :

Kinerja GS PRO bulan September 2017 (YTD)

Berikut grafik kinerja equity penulis di bulan September 2017 vs IHSG :

My Equity vs IHSG Sep 2017 (YTD)

Berikut kinerja rekan2 sesama trader dari padepokan TC (Trading Class) :

Report TC Member Sep 2017 (Monthly)

Report TC Member Sep 2017 (YTD)

Pada bulan September ini, penulis akhirnya “merangsek naik” ke peringkat 12 Monthly, seiring dengan persaingan di Liga TC yang makin ketat&keras! Beruntung, untuk klasemen Year To Date, penulis masih masuk klasemen “Liga Serie A” untuk peringkat Year To Date (peringkat 12 YTD). Thanks God….:-)

Ada 4 (empat) kunci penting dalam hal trading di TC :

  1. Gatal tangan atau tidak
  2. Disiplin menggunakan Money Management (pakai RPT/Risk per Trade atau Bagi Porsi)
  3. Average Up atau Tidak Average Up
  4. Rajin input Trading Jurnal

Ini yang membuat penulis harus senantiasa memperlakukan TRADING sebagai BISNIS. Karena dengan begitu, penulis diingatkan bahwa dana yang dikelola ini bukan sekedar “mainan” atau untuk “fun” saja, melainkan harus “profit konsisten”. Karena mungkin saja dan sudah terbukti, penulis degradasi ke “Serie B”, dalam kompetisi Liga TC (Trading Class) yang super ketat ini. Hehehe…

Special thanks untuk mentor penulis, Bapak Hadi Jie, dari IPOT Balikpapan yang memberi kail dan bukan umpan, memberi sistem dan bukan stockpick. 

Okey, sampai ketemu awal November, untuk pertanggungjawaban kinerja trading selama bulan Oktober ini.

Salam Profit Konsisten!

[TRADING SAHAM] Kinerja My Equity AUG 2017 : 30.62% vs IHSG 10.73%

Hello Traders,

Setelah 4 (empat) bulan terakhir ini IHSG bergerak dalam range yg sempit, akhirnya bulan Agustus ini IHSG mulai “pulih” kembali, begitu pula dengan equity penulis yang kembali performed selama bulan Agustus ini. Untuk lebih jelasnya, mari kita kupas bersama kinerja equity sepanjang bulan Agustus 2017 dan YTD (Year to date) 2017.

Berikut portfolio dan kinerja ekuitas penulis per 31-Aug-2017 :

Aug 2017_Stock Portfolio & My Equity Performance Table

Bulan Agustus ini, kinerja equity penulis kembali bisa mengalahkan/beat performa IHSG. Kemudian, secara YTD (Year-to-date) kinerja penulis masih jauh di atas performa IHSG, yaitu penulis 30.62% vs IHSG 10.73%.

“Bagaimana posisi kinerja penulis ini jika dibandingkan dengan level MI (Manajer Investasi) atau website/mentor berbayar?”

Berikut data yang penulis dapatkan dari website Indopremier sekuritas untuk top 3 Reksadana saham dengan kinerja terbaik selama 8 bulan terakhir:

Performance Top 3 RD Saham August 2017 (YTD)

Ternyata posisi kinerja ekuitas penulis YTD per 31-Aug-2017 (30.62%) masih lebih tinggi dengan MI (Manajer Investasi) sekelas Sucorinvest Equity Fund  (21.82%) yang AUM-nya saja mencapai 395 Milyard Rupiah! Sebagai perbandingan kinerja MI Sucorinfest bulan Agustus 2017 -1.31% Vs kinerja penulis +4.89%. Yeayyy…:-D

Kemudian untuk perbandingan kinerja penulis dengan website/mentor berbayar misal Galeri Saham (GS PRO) yang biasanya memungut fee langganan bulanan/tahunan untuk membernya, berikut perbandingan kinerja penulis (30.62%) vs GS PRO (20.88%).  Berikut link datanya, klik disini. Yeahhh….:-D

Berikut snapshot dari website GS (Galeri Saham) untuk kinerja Agustus 2017 :

Kinerja GS PRO bulan Agustus 2017 (YTD)

Berikut grafik kinerja equity penulis di bulan Agustus 2017 vs IHSG :

My Equity Vs IHSG Aug 2017 (YTD)

Berikut kinerja rekan2 sesama trader dari padepokan TC (Trading Class) :

Raport TC Member Aug 2017 (Monthly)

Raport TC Member Aug 2017 (YTD)

Pada bulan Agustus ini, penulis akhirnya “degradasi” ke peringkat 27 Monthly, seiring dengan persaingan di Liga TC yang makin ketat&keras! Beruntung, untuk klasemen Year To Date, penulis masih masuk klasemen “Liga Serie A” untuk peringkat Year To Date (peringkat 11 YTD). Thanks God….:-)

Ada 4 (empat) kunci penting dalam hal trading di TC :

  1. Gatal tangan atau tidak
  2. Disiplin menggunakan Money Management (pakai RPT/Risk per Trade atau Bagi Porsi)
  3. Average Up atau Tidak Average Up
  4. Rajin input Trading Jurnal

Ini yang membuat penulis harus senantiasa memperlakukan TRADING sebagai BISNIS. Karena dengan begitu, penulis diingatkan bahwa dana yang dikelola ini bukan sekedar “mainan” atau untuk “fun” saja, melainkan harus “profit konsisten”. Karena mungkin saja dan sudah terbukti, penulis degradasi ke “Serie B”, dalam kompetisi Liga TC (Trading Class) yang super ketat ini. Hehehe…

Special thanks untuk mentor penulis, Bapak Hadi Jie, dari IPOT Balikpapan yang memberi kail dan bukan umpan, memberi sistem dan bukan stockpick. 

Okey, sampai ketemu awal Oktober, untuk pertanggungjawaban kinerja trading selama bulan September ini.

Salam Profit Konsisten!

[TRADING SAHAM] Kinerja My Equity JULY 2017 : 24.53% vs IHSG 10.29%

Hello Traders,

Sudah 4 (empat) bulan terakhir ini IHSG bergerak dalam range yg sempit, begitu pula dengan equity penulis yang underperformed selama 3 (tiga) bulan berturut-turut (April, May, June). Untuk lebih jelasnya, mari kita kupas bersama kinerja equity sepanjang bulan Juli 2017 dan YTD (Year to date) 2017.

Berikut portfolio dan kinerja ekuitas penulis per 31-July-2017 :

July 2017 : Stock Portfolio&My Equity Performance Table

Bulan Juli ini, kinerja equity penulis akhirnya  bisa mengalahkan/beat performa IHSG. Namun, secara YTD (Year-to-date) kinerja penulis masih jauh di atas performa IHSG, yaitu penulis 24.53% vs IHSG 10.29%.

“Bagaimana posisi kinerja penulis ini jika dibandingkan dengan level MI (Manajer Investasi) atau website/mentor berbayar?”

Berikut data yang penulis dapatkan dari website Indopremier sekuritas untuk top 3 Reksadana saham dengan kinerja terbaik selama 7 bulan terakhir:

Performance Top 3 RD Saham & IHSG July 2017

Ternyata posisi kinerja ekuitas penulis YTD per 31-July-2017 (24.53%) masih lebih tinggi dengan MI (Manajer Investasi) sekelas Sucorinvest Equity Fund (23.43%) yang AUM-nya saja mencapai 227 Milyard Rupiah! Yeayyy…:-D

Kemudian untuk perbandingan kinerja penulis dengan website/mentor berbayar misal Galeri Saham (GS PRO) yang biasanya memungut fee langganan bulanan/tahunan untuk membernya, berikut perbandingan kinerja penulis (24.53%) vs GS PRO (18.15%). Berikut link datanya, klik disini. Yeahhh….:-D

Berikut snapshot dari website GS (Galeri Saham) untuk kinerja Juli 2017 :

Kinerja GS Pro bulan Juli 2017

Berikut grafik kinerja equity penulis di bulan July 2017 vs IHSG :

My Equity vs IHSG YTD_July 2017

Berikut kinerja rekan2 sesama trader dari padepokan TC (Trading Class) :

Raport TC Members July 2017

Pada bulan Juli ini, penulis beruntung masih konsisten masuk klasemen papan tengah “Liga Serie A” (peringkat 16 bulan Juli, dan peringkat 11 YTD). Thanks God….:-)

Ada 3 (tiga) kunci penting dalam hal trading di TC :

  1. Gatal tangan atau tidak
  2. Money Management (pakai RPT/Risk per Trade atau Bagi Porsi)
  3. Average Up atau Tidak Average Up

Ini yang membuat penulis harus senantiasa memperlakukan TRADING sebagai BISNIS. Karena dengan begitu, penulis diingatkan bahwa dana yang dikelola ini bukan sekedar “mainan” atau untuk “fun” saja, melainkan harus “profit konsisten”. Karena bukan tidak mungkin, penulis degradasi ke “Serie B”, dalam kompetisi Liga TC (Trading Class) yang super ketat ini.

Special thanks untuk mentor penulis, Bapak Hadi Jie, dari IPOT Balikpapan yang memberi kail dan bukan umpan, memberi sistem dan bukan stockpick. 

Okey, sampai ketemu awal September, untuk pertanggungjawaban kinerja trading selama bulan Agustus ini.

Salam Profit Konsisten!

[TRADING SAHAM] Kinerja My Equity JUNE 2017 : 22.63% vs IHSG 10.08%

Hello Traders,

Sudah dua bulan ini penulis belum share tentang kinerja trading bulan Juni dan Juli 2017. Okey, langsung saja klo gitu, tentang kinerja equity sepanjang bulan Juni 2017 dan YTD (Year to date) 2017.

Berikut kinerja ekuitas penulis per 22-June-2017 :

My Equity vs IHSG_June 2017

Bulan Juni ini, kinerja penulis underperformed terhadap performa IHSG. Namun, secara YTD (Year-to-date) kinerja penulis masih jauh di atas performa IHSG, yaitu penulis 22.63% vs IHSG 10.08%.

“Bagaimana posisi kinerja penulis ini jika dibandingkan dengan level MI (Manajer Investasi) atau website/mentor berbayar?”

Berikut data yang penulis dapatkan dari website Indopremier sekuritas untuk top 3 Reksadana saham dengan kinerja terbaik selama 6 bulan terakhir:

Performance Top 3 RD Saham vs IHSG_June 2017

Ternyata posisi kinerja ekuitas penulis YTD per 22-June-2017 (22.63%) masih lebih tinggi dengan MI (Manajer Investasi) sekelas Sucorinvest Equity Fund (21.57%) yang AUM-nya saja mencapai 227 Milyard Rupiah! Yeayyy…:-D

Bulan ini penulis belum mendapat info mengenai kinerja equity website/mentor berbayar misal Galeri Saham (GS PRO) yang biasanya memungut fee langganan bulanan/tahunan untuk membernya.

Berikut grafik kinerja equity penulis di bulan June 2017 vs IHSG :

My Equity vs IHSG YTD_June 2017

Berikut portolio penulis per 22-June-2017 :

My Portfolio as per 22-June-2017

Berikut kinerja rekan2 sesama trader dari padepokan TC (Trading Class) :

Raport TC Members June 2017

Pada bulan Juni ini, penulis beruntung masih masuk klasemen papan tengah “Liga Serie A” (peringkat 16 bulan Juni, dan peringkat 11 YTD). Thanks God….:-)

Ada 3 (tiga) kunci penting dalam hal trading di TC :

  1. Gatal tangan atau tidak
  2. Money Management (pakai RPT/Risk per Trade atau Bagi Porsi)
  3. Average Up atau Tidak Average Up

Ini yang membuat penulis harus senantiasa memperlakukan TRADING sebagai BISNIS. Karena dengan begitu, penulis diingatkan bahwa dana yang dikelola ini bukan sekedar “mainan” atau untuk “fun” saja, melainkan harus “profit konsisten”. Karena bukan tidak mungkin, penulis degradasi ke “Serie B”, dalam kompetisi Liga TC (Trading Class) yang super ketat ini.

Special thanks untuk mentor penulis, Bapak Hadi Jie, dari IPOT Balikpapan yang memberi kail dan bukan umpan, memberi sistem dan bukan stockpick. 

Okey, sampai ketemu awal Agustus, untuk pertanggungjawaban kinerja trading selama bulan Juli ini.

Salam Profit Konsisten!

[TRADING SAHAM] Kinerja My Equity MAY 2017 : 25.93% vs IHSG 8.35%

Hello Traders,

Sudah dua bulan ini penulis belum share tentang kinerja trading bulan Mei dan Juni 2017. Okey, langsung saja klo gitu, tentang kinerja equity sepanjang bulan May 2017 dan YTD (Year to date) 2017.

Berikut kinerja ekuitas penulis per 31-May-2017 :

My Equity vs IHSG_May 2017

Bulan May ini, kinerja penulis underperformed terhadap performa IHSG. Namun, secara YTD (Year-to-date) kinerja penulis masih jauh di atas performa IHSG, yaitu penulis 25.93% vs IHSG 8.35%.

“Bagaimana posisi kinerja penulis ini jika dibandingkan dengan level MI (Manajer Investasi) atau website/mentor berbayar?”

Berikut data yang penulis dapatkan dari website Indopremier sekuritas untuk top 3 Reksadana saham dengan kinerja terbaik selama 5 bulan terakhir:

Performance Top 3 RD Saham&IHSG May 2017

Ternyata posisi kinerja ekuitas penulis YTD per 31-May-2017 (25.93%) masih lebih tinggi dengan MI (Manajer Investasi) sekelas Sucorinvest Equity Fund (20.70%) yang AUM-nya saja mencapai 227 Milyard Rupiah! Yeayyy…:-D

Bulan ini penulis belum mendapat info mengenai kinerja equity website/mentor berbayar misal Galeri Saham (GS PRO) yang biasanya memungut fee langganan bulanan/tahunan untuk membernya.

Berikut grafik kinerja equity penulis di bulan Mei 2017 vs IHSG :

My Equity vs IHSG YTD May 2017

Berikut portolio penulis per 31-May-2017 :

Portfolio penulis as per 31 May 2017

Berikut kinerja rekan2 sesama trader dari padepokan TC (Trading Class) :

Raport TC members May 2017

Pada bulan Mei ini, penulis beruntung masih masuk klasemen papan bawah “Liga Serie A” (peringkat 19 bulan Mei, dan peringkat 15 YTD). Puji Tuhan….:-)

Ada 3 (tiga) kunci penting dalam hal trading di TC :

  1. Gatal tangan atau tidak
  2. Money Management (pakai RPT/Risk per Trade atau Bagi Porsi)
  3. Average Up atau Tidak Average Up

Ini yang membuat penulis harus senantiasa memperlakukan TRADING sebagai BISNIS. Karena dengan begitu, penulis diingatkan bahwa dana yang dikelola ini bukan sekedar “mainan” atau untuk “fun” saja, melainkan harus “profit konsisten”. Karena bukan tidak mungkin, penulis degradasi ke “Serie B”, dalam kompetisi Liga TC (Trading Class) yang super ketat ini.

Special thanks untuk mentor penulis, Bapak Hadi Jie, dari IPOT Balikpapan yang memberi kail dan bukan umpan, memberi sistem dan bukan stockpick. 

Okey, sampai ketemu awal Juli, untuk pertanggungjawaban kinerja trading selama bulan Juni ini.

Salam Profit Konsisten!

[TRADING SAHAM] Trading tanpa lihat running trade, cukup 30 menit saja. Bagaimana mungkin?!

Hello Traders,

Sebagai seorang trader saham, berapa lama waktu yang anda habiskan untuk melakukan kegiatan trading/jual beli saham? Satu jam, dua jam, tiga jam, atau sepanjang market buka?

Well, awalnya ketika kenal dengan dunia jual beli saham, saya juga berpikir trading itu ya harus melototin running trade  dari mulai market buka s/d market tutup.

Lha, kalu saya profesi utamanya memang sebagai trader (trading for living), ya wajar aja, kalau saya masih berstatus sebagai karyawan alias buruh, jelas kewajiban utama saya adalah untuk bekerja dan bukan malah trading.

Trus, gimana caranya trading tanpa lihat running trade ?! Nggak afdol donk…

Nah, justru inilah seninya. Ketika banyak mentor saham mengajarkan bahwa trading itu harus melototin running trade, bahkan untuk ‘ke belakang’ pun nggak sempat. Mentor saham saya justru mengajarkan bahwa sistem trading yang simple itu malah bisa dilakukan dengan cepat dan akurat, tanpa perlu melihat running trade bahkan di jam market open. Untuk pemula perlu waktu sekitar 60 menit, kalau sudah cukup jam terbang, cukup 30 menit saja. Hah…30 menit?!!! Lha, bagaimana ceritanya?!

Baiklah, akan saya jelaskan kehidupan sehari-hari seorang trader seperti penulis tanpa perlu melihat running trade di jam market open, mulai dari yang masih newbie yaitu 60 menit yakkk….:

Metode yang diajarkan oleh mentor saya ada adalah CIA. Hmmm….Central Intellegence Agency?! Bukan….itu mah punya mamarika. CIA disini, maksudnya adalah CATAT, INPUT, ATM!!! Paham ora son?!

  • CATAT = 15 menit. Catat disini maksudnya adalah mencatat hasil screening berdasarkan sistem trading yang sudah penulis kuasai. Contohnya seperti di snapshot berikut :

Catat hasil scereening saham

  • INPUT = 15 menit. Input disini maksudnya adalah mengisi (menginput) hasil catatan ke dalam trading plan (rencana trading).  Contohnya seperti di snapshot berikut :

Input hasil screening ke trading plan

  • ATM (Automatic Trading System) = 30 menit. Nah sekuritas yang penulis gunakan saat ini memungkinkan memasukkan 3 jenis order sekaligus, yaitu order beli, jual karena stop lose, maupun jual karena take profit. Hebat bukan ?! Berikut contoh2 snapshot ATM nya :

ATM Order Buy

ATM Order Sell karena Stop Lose

ATM Order Sell karena Take Profit

Piye son?! Gampang toh….

Setelah itu penulis bisa melakukan kewajibannya sebagai seorang karyawan, tanpa perlu khawatir apakah order buynya dapat barang atau nggak, gimana kalau saham yang dipegang kena stop lose, atau kalau saham yang dipegang akan dijual karena sudah untung (take profit).

Intinya sih sebenarnya, dengan adanya sistem trading yang sederhana, ditambah metode CIA (Catat Input ATM) seperti di atas, kegiatan jual beli saham tidak harus melulu melototin running trade seperti kebanyakan orang.

Bahkan ketika jam terbang sudah cukup banyak seperti saat ini, penulis cukup menyisihkan waktu 30 menit saja untuk melakukan kegiatan dagang saham ini (Catat Input ATM).

Well, bagaimana dengan Anda?!

Salam profit konsisten!